Dinamika Edisi III Desember 2007

edisi-3-hal-2.jpg

Era Kebangkitan Orang Muda

Bukan hal yang aneh, ketika kita mendengar berbagai anggapan ‘miring’ tentang orang muda. Sebut saja orang muda sekarang ini dinilai individualis, hedonis, cuek, dan sederet ‘stempel’ lain yang tentu saja jauh dari hal yang positif. Selama ini orang muda, terutama orang muda Katolik (OMK) -menurut pandangan banyak orang- hanya sebatas berkegiatan di seputar altar dan melakukan pekerjaan sebagai tukang parkir gereja dengan dalih untuk mencari dana.


Tapi benarkah kenyataan yang terjadi di lapangan seperti anggapan yang selama ini berhembus kencang?. Jika memang begitu adanya, betapa kita yang peduli kepada orang muda akan sangat mengelus dada. Apalagi saat ini kita sedang berada dalam gelombang besar globalisasi. Pertanyaan yang muncul kemudian adalah mampukah orang muda yang lekat dengan berbagai hal negatif itu bertahan di tengah arus yang begitu deras.
Peduli dengan keprihatinan tersebut, Sekolah Tinggi Filsafat teologi (STFT) Widya Sasana, Malang, Sabtu-Minggu (27-28/10) silam mengadakan seminar nasional dalam rangka Hari Belajar, dan mengambil tema “OMK dalam Pusaran Globalisasi”. Selama dua hari, para peserta diajak untuk meninjau kembali ‘stempel’ yang selama ini diberikan untuk OMK. Apakah keadaan orang muda sekarang itu sedemikian parahnya sehingga sangat mengkhawatirkan gereja yang selama ini katanya peduli pada OMK.
Sebagai pembicara dalam seminar tersebut, Basis Susilo (Dekan FISIP Unair), Dr. Anita Lie (Dosen FKIP UKWM), Rm. Armada Riyanto,CM (Ketua STFT Widya Sasana, Dosen Filsafat), Sr. Merry Theresia, OCarm (Dosen Teologi STFT), Rm. Tri Kuncoro Yekti, Pr (Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Surabaya), Rm. Gani Sukarsono, CM (Romo Aktivis), Rm. Pareira, Ocarm (Dosen STFT), dan Rm. Raymundus, CM. Para Narasumber menyampaikan gambaran globalisasi secara umum, dampak yang ditimbulkan, cara mensiasati agar dapat bertahan dan membahas seperti apa karakter OMK yang kompeten menyongsong era tersebut.
Ratusan aktivis dari berbagai daerah dan latar belakang hadir sebagai peserta. Mulai dari imam, biarawati, guru, pendamping mudika, Dewan Paroki, dan OMK. Mereka duduk bersama mendiskusikan keprihatinan kepada OMK yang sebenarnya sudah lama menjadi keprihatinan gereja. Dari seminar tersebut, muncul benang merah bahwa sebenarnya selama ini yang terjadi adalah kurang baiknya komunikasi antara ‘golongan tua’ dan ‘golongan muda’ dalam lingkup gereja. Saling menyalahkan dan tidak mau tahu, itu yang terjadi selama ini. Disimpulkan juga bahwa akan menjadi lebih baik jika ke depannya, ‘golongan tua’ mau melakukan ‘pertobatan’ atas dosa yang selama ini tersemai dengan subur yaitu NATO (No Action, Talk Only). Dan sebaliknya, orang muda harus ‘berteriak’ lantang tentang apa yang mereka mau agar komunikasi dapat berjalan lancar.
Selain itu, usaha tak berhenti hanya sebatas berucap, namun OMK wajib memberikan bukti bahwa mereka juga sebenarnya bisa diandalkan dalam berbagai situasi. Yang terakhir, agar semua dapat berjalan dengan baik, dibutuhkan kerendahan hati dari kedua golongan untuk mau saling mendengarkan dan saling mendukung. Diharapkan dengan semakin membaiknya komunikasi antar golongan ini, iklim kondusif untuk menciptakan karakter OMK yang dapat diandalkan dalam menghadapi era globalisasi dapat tercipta dan kekhawatiran OMK tidak dapat bertahan di tengah derasnya arus globalisasi dapat diminimalisir karena saat ini adalah era kebangkitan orang muda. (Gita)

One Response to “Dinamika Edisi III Desember 2007”

  1. seto Says:

    mas-mas romo sabas…pripun kabare? romo cuncun….eh ada mas yudith.Pro Ecclesis et Patria!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: