Bengawan 2 – Horda Juni

Sindiekat ; Apa, Siapa dan Mengapa?

Tiga pertanyaan yang akan terjawab dalam tulisan singkat berikut ini.
Yang pertama, apa itu SIndieKat? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata ini berarti “asosiasi beberapa perusahaan dalam suatu bidang usaha.” Namun kata ini lebih akrab konotasinya dengan “sindikat kriminal” atau “sindikat politik”
Tapi sesungguhnya kata ini adalah singkatan dari Surabaya Indie Katolik
Pertanyaan kedua, siapa itu SindieKat? SIndieKat adalah kumpulan orang-orang muda kreatif yang mencintai musik dan berkreasi menghidupkan kembali musik Kristiani.


Semuanya berawal dari pertemuan dengan teman-teman dari bermacam-macam paroki di Keuskupan Surabaya yang memiliki keinginan yang sama untuk dunia musik rohani Katolik. Lalu mengapa memilih nama ini? Karena nama ini merupakan suatu singkatan yang kami rasa sangat tepat karena sudah biasa kita dengar. Dan juga mengapa indie? Karena kami tidak ingin bergantung dengan orang lain (dalam hal ini maksud kami adalah major label). Kami ingin melakukan seluruh proses sesuai dengan yang kami inginkan dan oleh karena itu, semua dilakukan sendiri. Musik yang diusung juga dari berbagai macam jenis musik, yang penting adalah musik rohani khas anak muda Katolik.
Lalu, apa saja kegiatan SIndieKat? Karena tujuan akhirnya adalah membuat suatu album kompilasi berisikan lagu-lagu rohani Katolik, maka langkah awal kami adalah membuat festival band (diadakan di SMAK Hendrikus Surabaya pada 20 Mei 2007 lalu). Festival ini ditujukan untuk para Mudika seluruh paroki dan sekolah-sekolah Katolik di kota Surabaya. Dari situ pemenang-pemenang dan beberapa grup band pilihan, masuk ke dapur rekaman. Hasil rekaman tersebut diproses hingga akhirnya menelurkan satu album kompilasi lagu-lagu rohani Katolik.
Album pertama dengan tema “Wartakanlah Pengharapan” telah berhasil dibuat. Tema ini adalah tema yang sama dengan tema festival band tahun lalu. Hasil kerja keras teman-teman SIndieKat yang pertama ini diluncurkan pada hari Sabtu, 24 Mei 2008 (1 tahun lebih 4 hari dari waktu pelaksanaan festival).
Harapan teman-teman SIndieKat semua adalah album ini bisa sukses dan dana dari penjualan album ini akan digunakan untuk festival-festival band berikutnya. Semoga musik rohani Katolik khas orang muda Keuskupan Surabaya tidak akan pernah mati dan para muda-mudi dapat terus memanjatkan syukur pada Kristus serta terus mewartakan pengharapan untuk sesama melalui lagu-lagu indah ciptaan mereka sendiri.

Cicilia Dwi Arumsari

One Response to “Bengawan 2 – Horda Juni”

  1. nana Says:

    sudah beredar CD dan Kasetnya?
    kapan mau adakan acara lagi?
    tapi yang bernuansa etnik…
    back to nature ceritanya
    sekalian untuk menggali kecintaan dan kreativitas rekan-rekan pada musik komtemporer, tradisional, dan kolaborasi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: