Mendiskusikan Tantangan

Komkep Nyepi 2008
Mendiskusikan Tantangan

Sejak pindah kantor pada 1 Juli 2007 dari jalan Mojopahit (wisma pastoran keuskupan) ke komplek Catholic Center di jalan Bengawan 3, Komkep mengalami banyak hal-hal baru yang menggembirakan.
Pertama, kegiatan semakin beragam. Mulai dari kepanitiaan (besar dan kecil), forum diskusi, sanggar teater, komunitas musik sampai jurnalistik. Mulai dari yang insidentil, seporadis hingga yang rutin. Mulai dari yang membutuhkan sedikit orang sampai yang perlu ratusan orang.
Karena itu, para aktivis Komkep mulai belajar banyak hal. Mulai dari membagi konsentrasi, membuat prioritas kerja sampai menjadi multi tasking (menangani banyak hal sekaligus). Yang juga penting adalah tuntutan untuk terus-menerus meng-upgrade skill, menikmati proses pendewasaan dan (dengan sadar) meningkatkan kapasitas pribadi menjadi berkualitas.


Kedua, orang-orang semakin banyak. Semakin banyak teman baru membuat kemampuan berelasi terus disempurnakan. Juga latihan untuk bekerja dalam team (team work) menjadi terus terasah.
Bertambahnya pegiat Komkep ini tak lepas dari orientasi memperluas jaringan yang dicanangkan sejak awal. Sikap keterbukaan juga ikut menjaring teman-teman baru ini. Dalam setiap kegiatan selalu dimungkinkan mengundang orang baru yang kompetensinya dibutuhkan dalam kegiatan tersebut.
Ketiga, semakin banyak orang-orang baru. Nikmat sekali berkenalan dengan teman-teman baru. Di Komkep, setiap hari, banyak sekali orang-orang muda lalu-lalang untuk banyak aktivitas. Karena “tak kenal maka tak sayang”, maka setiap orang perlu saling mengenal. Banyaknya orang-orang baru juga memunculkan banyak kisah-kisah asmara yang mendebarkan. Begitulah jika orang muda berdinamika.
Nah, dari tiga aspek itu (aneka kegiatan, bertambahnya orang yang sekaligus baru), Komkep merasa perlu untuk menelaah sejauh mana Komkep bisa mendulang manfaat dari ketiga aspek itu. Sekaligus juga mengevaluasi segala fenomena, kejadian dan kemungkinan-kemungkinan yang bisa menjadi bahan pembelajaran dalam keberlangsungan Komkep di tahun-tahun mendatang.
Berkaitan dengan itu Komkep berencana menggelar Komkep Nyepi pada 16 – 18 Agustus. Sebelum acara itu ada diskusi terbatas yang sudah terlaksana 23 Juni lalu (hasilnya bisa dilihat di box bawah). Dalam acara itu diundang beberapa stakeholders (pemangku kepentingan) yang berasal dari berbagai kalangan. 21 Juli mendatang juga akan digelar refleksi bersama yang akan melengkapi hasil diskusi terbatas ini.
Secara esensi dan materi pembicaraan, acara 23 Juni dan 21 Juli berbeda. Acara pertama berisi diskusi ilmiah yang rasional dan menyentuh ranah kognitif (akal, nalar). Sedangkan acara kedua akan mengurai rasa (sense), harapan, impian, gerundelan dan lain sebagainya yang menyentuh ranah afektif (hati dan perasaan). Puncaknya, acara ketiga adalah gabungan keduanya.
Secara keterlibatan ketiga acara ini juga berbeda. Acara pertama adalah diskusi terbatas yang dihadiri sedikit orang. Acara kedua, peserta sedikit bertambah dan acara puncak direncanakan akan melibatkan sebanyak mungkin orang yang terlibat di Komkep setahun terakhir.
Moment untuk “mundur-merenung” memang harus diusahakan di tengah kesibukan. Harus ada alasan untuk memeriksa kembali jejak-jejak yang sudah ditinggalkan agar langkah semakin mantap.
(Yudhit)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: