Gereja Kaum Muda Yang Terlibat

Hal-2“Visi OMK pada tahun 2011 yaitu “Gereja Kaum Muda” berarti disinilah saatnya kaum muda melepaskan sayapnya dan terbang dengan gagahnya menjadi suatu ujung tombak bagi perkembangan Gereja”.

Demikian pernyataan Anggota temu Moderatores Purwoker- to, Bulan Indah Sari ketika memberikan pelatihan kepemimpinan dan organisasi di aula Paroki Regina Pacis Magetan 27-28 Juni lalu.

Peserta yang hadir berjumlah 21 orang dari mudika Paroki Regina Pacis Magetan, Stasi St Yosef Karangrejo dan Stasi St. Paulus Maospati. Kegiatan dimulai sejak pukul 17.00.

Lebih lanjut Bulan menjelaskan kepemimpinan terdiri atas proses saling mempengaruhi dalam menentukan tujuan organisasi, memotivasi perilaku pengikut untuk mencapai tujuan, dan membangun budaya komunitas menjadi lebih baik.

Indikator  keberhasilan seorang pemimpin adalah saat ia mampu menggerakkan orang lain dan mencapai tujuan bersama.

Untuk itu OMK calon pemimpin, dituntut mampu menciptakan motivasi pada setiap insan berdasarkan ajaran cinta kasih.

Dasar kepemimpinan OMK ialah “ing ngarso sung tulodo ; ing madyo mangun karso ; tut wuri handayani”. Artinya, saat di depan memberi arahan ; saat di tengah-tengah berpartisipasi ; saat di belakang memberi semangat dan dukungan.

Malam harinya peserta diajak untuk menyadari kehadiran Tuhan di dalam dirinya dengan doa dan lagu Taize di depan gua Maria gereja.

Setelah itu peserta diajak menikmati malam api unggun dengan sajian jagung bakar. Rasa kebersamaan dan keakraban muncul seiring nyanyian-nyanyian penuh kedamaian.

Keesokan harinya  peserta diajak untuk belajar tentang seluk-beluk organisasi. Materi ini dibawakan oleh Krismawan, salah satu senior OMK.

Krismawan mencontohkan salah satu bagian yang harus dikerjakan sebuah organisasi yakni membuat proposal. Peserta dilatih untuk membuat proposal kegiatan yang akan dilaksanakan di parokinya. Dengan penuh semangat mereka mengerjakan tepat pada waktunya.

Sebuah organisasi tidak terlepas dari peran seorang pemimpin. Guna melatih kepemimpinan pemateri memberikan kesempatan kepada ma-sing-masing peserta untuk tampil di depan dan berpidato.

Ketua panitia, Heni Resta menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan kepemimpinan dan organisasi ini diadakan supaya OMK sadar akan panggilannya sebagai seorang  pemimpin. “Pemimpin itu bukan dilahirkan, tapi diciptakan,” ujar Heni.

Selain itu OMK diharapkan untuk bisa saling kumpul sehingga “Gereja Kaum Muda” dapat terwujud.

 

Stefanus Harmoko – STKIP Widya Yuwana Madiun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: