OMK Melawan Arus

Hal-3Melawan arus tidak hanya dalam tindakan, tapi juga dalam pemikiran. Sementara arus besar masyarakat membawa orang menjadi individualis, OMK harus berani melawan arus menjadi pribadi yang mau berkorban untuk orang lain. Arus besar juga menawarkan hidup yang terus-menerus memburu kenikmatan (hedonis), maka OMK harus berani melawannya dengan gaya hidup yang bertekun dan konsisten dengan pilihan hidupnya.

itulah yang membedakan kualitas OMK dengan orang muda lainnya, karena ada embel-embel kata “Katolik”. Dengan embel-embel itu OMK musti menjalani hidup dengan cara yang berbeda dari orang muda kebanyakan.

Hal ini disampaikan oleh romo Sarto Mitakda, SVD dalam acara Misa OMK yang diadakan oleh Mudika Yohanes Pemandi Wonokromo Surabaya pada  Minggu, 28 Juni lalu. Misa ini mengangkat tema “Againt the Flows” atau melawan arus. Perikop yang diambil menjadi sub-tema diambil dari Lukas 1:66 yaitu “Menjadi apakah anak ini nanti?”

Misa ini mengundang OMK dari gereja-gereja di Kevikepan Surabaya Selatan. Puluhan OMK hadir di acara yang digelar di pelataran parkir gereja ini.

Misa OMK ini rencananya akan digelar bergilir di setiap gereja di Kevikepan Selatan. Tujuan utama dari Misa OMK ini adalah mempertemukan Mudika di tiap paroki. Lewat pertemuan berkala ini diharapkan para Mudika akan mensinergikan potensi-potensi dalam rangka membangkitkan dinamika OMK di tiap paroki. Hadir dalam acara ini romo Tri Kuncoro Yekti, Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Surabaya.

Lebih lanjut romo Sarto mengatakan, mental melawan arus ini sesuai dengan jiwa dan semangat yang diusung oleh Yohanes Pemandi sebagai paroki pelindung tuan rumah acara ini. “Yohanes Pemandi itu tercatat dalam sejarah sebagai orang yang kontroversial, bahkan sejak masih kanak-kanak. Mental yang melawan arus, yaitu melawan kepemimpinan Romawi waktu itu, juga diimbangi dengan jiwa kepemimpinannya yang tinggi. Pengikutnya banyak tersebar hingga ke penjuru negeri. Bahkan Yesus pun sempat dibaptis oleh Yohanes dan menjadi pengikutnya. Yesus baru membentuk kelompok dan memimpin gerakan sendiri setelah ada perbedaan visi-misi perjuangan. Yohanes Pemandi memilih jalan dakwah, Yesus memilih jalan keteladanan hidup,” ujar romo Sarto.

Selain ceramah dan diskusi, acara ini juga diisi hiburan live music dari mudika tuan rumah. Acara ini adalah acara pertama Mudika Yohanes Pemandi di dalam kepengurusan Mudika yang baru periode 2009-2010. Ketua mudika yang baru Ari Susanto menggagas acara ini bersama para ketua mudika di Kevikepan Selatan.

Dukungan romo dan umat paroki turut melancarkan acara yang juga dihadiri para biarawati di paroki ini.

Maju terus OMK, selamat menjadi pribadi yang “melawan arus”

***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: